Penyebab Flek Paru-Paru

Penyebab Flek Paru-Paru  – Sudah diketahui bahwa bila penyakit itu TBC paru-paru, pasti Penyebab Flek Paru-Paru karena ditularkan oleh anggota keluarga yang memang mederita penyakit TBC. Tetapi bila si anak menderita flek paru-paru, maka penyebabnya bukan karena penularan seperti itu.

Penyebab Flek Paru-Paru

Penyebab Flek Paru-Paru

Penularan Penyakit Flek Paru-Paru

Masa lalu ketika orang meminum susu sapi mentah (belum dimasak) maka banyak terdapat penyakit TBC paru-paru di masyarakat, karena memang ditularkan oleh susu yang mengidap penyakit TBC. Tapi kini sebelum susu diminum, susu sudah dmasak lebih dulu sehingga kuman TBC yang masih hidup, mati.

Disamping itu dokter selalu memeriksa kesehatan hewan atau sapi yang akan diambil air susunya. Sehingga kondisi susu yang diminum semakin bertambah sehat.
Seperti kita ketahui, fungsi utama paru-paru adalah menghirup dan menyaring udara yang berisi oksigen yang diperlukan oleh tubuh kita. Sebelum udara dihirup sampai ke paru-paru udara yang masuk melalui hidung yang mempunyai alat canggih untuk menyaring udara masuk. Bulu-bulu hidung yang bertumbuh dalam hidung. Kemudian udara yang dihirup tadi harus melalui trachea sebuah batang tenggorok yang bercabang menuju bronchi, terus masuk ke dalam jutaan kantung udara (alveloi) yang berada dalam paru-paru.

Paru-paru sendiri mempunyai lapisan yang melindungi dan membantu paru-paru berkontraksi didalam rongga dada. Disamping itu saluran atas memiliki sistem eskalasi bulu getar yang dapat menyaring, mengeluarkan penyakit, kotoran, benda asing serta lendir yang mematikan. Dengan demikian tidak mungkin ada penyakit yang bisa lolos dan bersarang diparu-paru. Pada dasarnya flek paru-paru tidak mengenal usia . Artinya segala orang kemungkinan menderita penyakit flek seperti ini juga ada.

Penyakit ini bisa menyerang segala usia, remaja, dewasa, anak-anak bahkan bayi sekalipun, flek paru-paru bisa diderita oleh bayi yang baru dilahirkan.
Misalnya beberapa jam setelah proses persalinan, sang bayi bisa diketahui jika ada flek pada paru-parunya. Flek ini sering juga diistilahkan sebagai aspirasi penumonia. Penyebabnya diantaranya bayi kemasukan air ketuban saat proses persalinan, tersedak saat minum susu dan sebagainya.

Penyebab Flek Paru-Paru

Penyebab flek paru-paru yang umum terjadi adalah karena serangan infeksi Mycobacterium Tuberculosis. Bakteri jenis ini merupakan salah satu jenis bakteri yang menjadi penyebab flek paaru-paru yang paling utama. Kuman ini biasanya bentuknya seperti batang yang mengelompok atau yang biasa disebut dengan berkoloi. Kuman ini juga biasanya lebih sering menginfeksi bagian saluran pernapasan atau bagian paru-pari. Walaupun memang masih bisa menyerang bagian organ tubuh yang lain. Infeksi pada penyakit flek paru-paru dan juga masuk ke organ tubuh bisa menyeerang mereka yang belum mempunyai sistem kekebalan tubuh yang sempurna pada basil ini.

Nama lain dari penyakit tbc adalah tbc yakni adalah singkatan dari tubercles bacillus. Dalam masyarakan awam mereka biasanya menyebutnya dengan istilah penyakit flek paru-paru. Penyebaran dari penyebab flek paru-paru ini maka penyakit tbc bisa menyerang siapa saja. Dan selain itu juga dari segi sistem organ pernapasan, penderita biasanya akan menularkan lewat bersin, batuk serta lewat hembusan udara yang masuk lewat hidung atau masuk lewat mulut. Kuman yang biasanya bertebaran pada udara kemudian akan terhisap masuk oleh orang yang sedang berada disekitarnya lewat pernapasan dan kemudian masuk ke dalam paru-paru mereka, kemudian setelah itu masuk lagi ke dalam saluran limfe paru. Dan dari limfe inilah kemudian akan menyebar masuk menuju ke seluruh tubuh lewat sistem aliran darah.

Penyakit flek paru-paru atau penyakit tuberkulosis selain menyerang bagian organ paru, bakteri ini juga bisa menyerang organ tubuh yang lain misalnya adalah bagian sendi, otot, tulang, saluran kencing, dan juga sistem syaraf pusat, sumsum tulang dan pada bagian sistem limfa. Namun tidak semua bagian organ yang mengalami serangan akan menunjukkan suatu gejala yang akan muncul dengan langsung dan bisa dirasakan, semua adalah tergantung dari bagian mana yang diserang. Dan sebagai salah satu contoh jika kita mengalami serangan pada bagian tulang belakang maka gejala penyakit tbc yang akan dirasakan adalah rasa sakit dibagian tulang belakang. Dan jika bakteri ini menyerang ke bagian ginjal, maka penderita biasanya mengalami masalah kencing darah.

Di dalam tubuh manusia ada sistem kekebalan tubuh yang bermabfaat untuk menjaga tubuh dari serangan bakteri ini, sistem kekebalan tubuh yang bisa menyerang bakteri penyakit tbc paling tidak 2-8 minggu terjadi dan bisa mengalami tuberkulosis. Sel darah putih yang biasanya disebut dengan makrofak, biasanya akan dihasilkan untuk membantu melawan infeksi serangan bakteri dan kemudian membungkusnya. Kemudian selanjutnya bakteri ini akan mati, dan berarti tubuh kita sudah terbebas dari penyakit tbc sepenuhnya. Namun jika tidak, maka biasanya ia akan menjadi tidak aktif lagi dan akan ada di dalam tubuh selama paling tidak beberapa tahun. Dalam hal ini maka Anda dikategorikan sebagai seseorang yang mengalami jangkitan penyakit tbc namun tidak mengalami suatu masalah dan juga tidak melakukan penularan ke orang lain.

Obat TBC Alami

Jenis obat tbc alami yang bisa digunakan dari bahan herbal adalah :

Sambiloto
Caranya adalah daun kering digiling kemudian ditambahkan madu murni secukupnya saja dan setelah itu dibentuk pil dengan diameter paling tidak 0,5 cm. Dan kemudian 1-2 kali diminum dengan dosis setiap kali minum adalah 15-30 pil.

Penyebab Flek Paru-Paru


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Penyakit Paru-paru, Membantu Mengobati Penyakit Paru-paru, Flek Paru-paru, Paru-paru Basah, Radang Paru-paru dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Flek Paru Paru and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>