Pengobatan TBC

Pengobatan TBC – Bagi penderita TBC, ada hal penting yang harus diperhatikan dan juga harus dilakukan, yaitu teratur minum obat sampai benar-benar sembuh, biasanya berkisar antara 6-8 bulan.

Pengobatan Penyakit TBC

Bila tidak minum obat secara teratur maka akan menyebabkan beberapa hal berikut ini :

1. Kuman akan kebal sehingga penyakit lebih sulit diobati
2. Kuman berkembangbiak lebih banyakl dan menyerang organ lain
3. Membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh
4. BIaya pengobatan semakin mahal
5. Masa produktif yang hilang semakin banyak.

Obat-obatan yang diberikan pada penderita TBC adalah :
1. Streptosimin
2. Rifampisin
3. INH
4. Etambutol
5. Pirazinamid

Pengobatan TBC

Pengobatan TBC

Adapun prinsip pengobatan TBC yang harus dilkaukan sebagaimana diuraikan berikut ini :
1. Obat harus diberikan dalam bentuk kombinasu dari beberapa jenis obat dalam jumlah cukup dan dosis yang sesuai dengan kategori pengobatan
2. Untuk menjamin kaptuhan pasien dalam menelan obat, pengobta dilakukan dengan pengawasan langsung (DOT = directly observed Treatment) oleh seorang Pengawas Menelan Obat (PMO)
3. Pengobatan TBC diberikan dalam 2 tahap, yaitu tahap awal intensif dan tahap lanjutan

  • Tahap awal (intensif).  Pada tahap intensif (awal) pasie mendapat 3-4 obat sekaligus setiap hari selama dua bulan dan perlu diawasi secara langsung untuk mencegah kekebalan obat. Bila pengobatan tahan intensif diberikan secara tepat, biasanya pasien yang menular menjadi tidak menular dalam kurun waktu 1-2 bulan.
  • Tahap lanjutan. Pada tahap lanjutan psien mendapat obat lebih sedikit, 2 macam saja namun dalam waktu yang lebih lama, biasanya sampai 4 bulan. Obat dapat diberikan setiap hari maupun beberapa kali dalam seminggu. Tahap lanjutan penting adalah untuk mencegah kembali penyakit kambuh.

Prinsip dasar pengobatan TBC untuk anak-anak adalah minimal 3 macam obat dan diberikan dalam waktu 6 bulan, yaitu tablet rifampisin, INH, pirazinamid, dan etambusol setiap hari dan lalu dilanjutkan 4 bulan dengan rifampisin dan INH.

Panduan Pengobatan TBC

Beberapa contoh panduan pengobatan penyakit tbc yang kini dipakai adalah sebagaimana disampaikan dalam penjelasan berikut ini :

1. Kategori 1 yang diberikan pada :

  • Pasien baru TBC paru BTA positif
  • Pasien TBC paru BTA negatif dengan gambaran foto toraks sesuai TBC
  • Pasien TBC diluar paru

Pada pasien yang masuk kategori 1 dan 2 bulan pertama mendapat tablet rifampisin, INH, pirazinamid, dan etambutol setiap hari. Lalu dianjurkan 4 bulan dengan rifampisin dan INH setiap hari maupun 3 kali seminggu.

2. Kategori 2 yang diberikan pada :

  • Pasien yang sudah sembuh lalu kambuh lagi
  • Pasien gagal yang tidak sembuh diobati
  • Pasien dengan pengobatan setelah sempat berhenti berobat.

Pada pasien yang masuk kategori ini, dalam 2 bulan pertama mendapat tablet tablet rifampisin, INH, pirazinamid, dan etambutol setiap hari disertaiu suntikan streptomisin. Lalu dilanjutkan dedngan tablet rifampisin, INH, pirazinamid, dan etambutol setiap hari selama sat bulan dan dilanjutkan 5 bulan lagi dengan rifampisin dan INH 3 kali dalam seminggu.

Gejala Penyakit TBC Paru atau Penyakit Flek Paru-paru

Gejala penyakit flek paru-paru yang biasanya terjadi adalah :

  1. Gejala paling utama adalah batuk yang terjadi dan tidak berhenti paling tidak selama 3 minggu, atau juga nafsu makan yang menurun, selain itu penurunan pada berat badan yang membuat tubuh si penderita menjadi kurus, serta leher dibagian samping kadang juga mengalami kelenjar getah bening.
  2. Kadang pada anak yang mengalami gejala penyak flek paru-paru yang biasanya dilakukan dengan test Mantouz, tes ini biasanya paling tidak bertujuan untuk menegakkan diagnosis penyakit tbc yang terjadi pada anak. Tes mantoux ini dilakukan dalam bentuk suntikan pada kulit lengan bagian bawah, dan setelah kurang lebih 48-72 jam akan bisa terlihat bekasnya. Jika dinyatakan positif, maka akan muncul benjol merah dengan bentuk garis tengah kurang lebih 10 mm atau juga 1 cm. Dan biasanya benjolan ini kemudian lama kelamaan akan menghitam dan akan hilang 1 minggu setelahnya. Apabila tes Mantoux ini positif maka berarti anak sudah mengalami kontak dari kuman TBC dan harus dilakukan pada tes Mantouz positif, berarti anak sudah mengalami kontak dengan kuman TBC, harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu lewat endap darah dan juga pemeriksaan pada foto rontgen untuk membantu menilai apakah penyakit flek paru-paru ini sudah berada dalam keadaan aktif atau sedang dalam keadaan tidak aktif. Kemudian hasil dari foto inilah yang disebut dengan flek.

Adanya penyakit scrophuloderma atau penyakit tbc kulit misalnya adalah seperti terjadinya koreng yang kronik dan juga tidak kunjung sembuh, selain itu juga adanya suatu phlyctemular conjungtivis yang terjadi kadang pada mata yang berwarna merah dan ada bintik berwarna putih, adanya masalah specific lymphadenopathy atau terjadinya pembesaran pada kelenjar getah bening yang terjadi di leher, pada penyak tbc biasanya kelenjar getah bening di leher ini akan terjadi dengan berderet atau juga bahkan terjadi lebih dari satu.

Cara Penularan Penyakit TBC

Selain itu juga pada penyakit tbc yang menular, cara penularan dari penyakit tbc ini umumnya lewat udara dan jika orang yang membawa penyakit tbc dalam paru-paru atau d dalam tenggorokan batuk, bersin dan juga berbicara, maka kuman-kuman ini kemudian dilepaskan ke udara dan jika orang lain menghirupnya maka mereka akan mengalami infeksi.

Itulah Informasi mengenai penyakit TBC dan juga cara pengobatan penyakit TBC. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih

Pengobatan TBC


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Penyakit Paru-paru, Membantu Mengobati Penyakit Paru-paru, Flek Paru-paru, Paru-paru Basah, Radang Paru-paru dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Flek Paru Paru and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *