Pencegahan Flek Paru-Paru

Pencegahan Flek Paru-Paru Memang dalam hal kesehatan, melakukan pencegahan jauh lebih baik daripada melakukan pengobatan, yang menghendaki keuangan yang banyak, tenaga dari pasien sendiri atau keluarga. Oleh sebab itu perlu dilakukan cara-cara pencegahan penyakit flek paru-paru ini sebelum terjadi. Diantaranya adalah bidan yang merawat anak/bayi dalam persalinan menjalankan tugasnya dalam menyambut sang bayi jangan sampai terlambat keluar dan sempat meminum air ketuban, yang dapat menjadi penyebab penderitaan seumur hidup.

Pencegahan Flek Paru-Paru

Pencegahan Flek Paru-Paru

Penyakit Flek Paru-Paru

Demikian pula sebelum terkena penyakit menakutkan itu perlu dijaga pola makanan yang menganudng vitamin lengkap, khususnya vitamin C, E, B kompleks, B6, B23 dan makanan yang mengandung protein. Jadikan bahan sayur selalu jadi makan utama dalam menu keluarga. Tidak mengonsumsi bahan yang banyak mengandung pengawet, penyedap rasa, atau pewarna, atau zat-zat adiktif atau tambahan lainnya. Disarankan kepada penderita atau calon penderita untuk tetap melakukan olahraga secara teratur agar daya tahan tubh yang prima.

Disamping itu hendaknya rokok harus dihindari dan jangan sampai kena asap rokok (perokok pasif). Itulah sebabnya orang seyogyanya tidak merokok dedepan anak karena asap rokok dan memosisikan anak-anak menjadi perokok pasif. Hindari alkohol dan obat-obatan terlarang yang dapat menimbulkan flek.

Pencegahan Flek Paru-Paru dengan menghindari juga stres yang dapat memicu konsumsi alkohol dan obat berbahaya lainnya. Pencegahan Flek Paru-Paru lainnya dapat dilakukan dengan menghindari polusi udara. Pilihlah lingkungan tempat tinggal yang baik, atau polusi udaranya rendah. Hindari pula lingkungan yang tidak banyak pengaruh asap kendaraan bermotor dan terpapar zat positif. Untuk itu si penderita haruslah berusaha untuk menjauhi sumber penyakit itu bila memang ia tidak ingin berlarut-larut dengan penyakitnya itu.

Pencegahan Flek Paru-Paru yang amat baik bila terasa ada kelainan, segera periksakan ke dokter. Bila muncul keluhan batuk dalam waktu lama dan tak kunjung sembuh, sesak napas apalagi demam , tidak perlu lagi buang-buang waktu untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Namun kadang-kadang si penderita mash kurang merasa percaya diri sehingga dia harus juga berkonsultasi ke dokter yang sudah mengetahui penyakit apa yan tengah dideritanya itu.

Pengobatan Penyakit TBC

Penyakit flek paru-paru sebenarnya tidak pernah ada dalam kamus kedokteran, hal ini tidak pernah disebutkan. Mungkin yang dimaksud adalah penyakit tbc. Penyakit tbc dalam pemeriksaannya untuk kasus yang positif biasanya akan menunjukkan gambaran pada paru-paru akan terdapat bercak noda. Dalam bahasa Belanda, vlek artinya adalah noda, maksudnya adalah noda pada paru-paru. Padahal sebenarnya nama atau istilah dari penyakit ini adalah penyakit tbc. Penyakit tbc membutuhkan pengobatan dalam waktu yang lama sekitar 3-12 bulan.

Selain itu, pengobatan tbc ini juga membutuhkan keteraturan serta kedisiplinan dalam hal minum obat. Jika penderita putus obat dan juga lupa minum obat sehari saja, akan menyebabkan terjadinya suatu resisten pada obat untuk menyerang kuman. Selama penatalaksanaan dari penyakit flek paru-paru ini, tentu saja si penderita harus terus dipantau atau terus dievaluasi pada tahap perkembangan suatu proses penyembuhan mereka. Dengan indikasinya, apakah pengobatan penyakit flek paru-paru sudah tuntas atau masih tahap recovery secara menyeluruh. Apabila memang pengobatan masih belum dianggap tuntas, maka biasanya akan ditambahkan suatu masa dalam pengobatannya. Pada anak yang mengalami serangan flek paru-pari ini, biasanya penyebabnya disebabkan karena penularan dari penderita penyakit tbc dewasa, biasanya penderita penyakit tbc anak tidak akan menularkan namun bisa tertular dari orang dewasa kepada mereka.

Gejala Penyakit Flek Paru-Paru

Gejala dari penyakit flek paru-paru ini yang terjadi pada orang dewasa biasanya tergantung dari bagian organ mana yang mengalami serangan dan juga seberapa luas dari serangan TB-nya. Jika masih pada tahap awal, maka biasanya sebelum gejala muncul, indikasi dari penyakit tbc masih dalam gejala seperti batuk yang terjadi lebih dari 2 minggu, mengalami demam, lemas, sesak nafas, nafsu makan yang menurun, rasa nyeri yang terasa pada dada.

Untuk kasus flek paru-paru seperti ada baiknya jika Anda melakukan suatu komunikasi dengan dokter dan melakukan pengobatan penyakit flek paru-paru sekaligus juga melakukan suatu evaluasi dan memeriksakan kesehatan pada semua anggota keluarga Anda.

Pada kasus penyakit flek paru-paru atau penyakit tbc, kelainan yang terjadi bisa disebabkan tergantung dari kelainan yang terjadi pada struktur paru-paru tergantung dari luasnya. Pada gejala awalnya perkembangan dari suatu penyakit umumnya tidak atau bahkan juga sulit sekali untuk bisa ditemukan. Kelainan yang terjadi pada paru biasnaya terletak pada daerah lobus superior dan terutama terjadi dibagian apex dan juga segmen posterior, serta dibagian daerah apex lobus inferior. Pada pemeriksaan fisik yang dilakukan pada penyakit flek paru-paru biasanya akan ditemukan beberapa diantaranya adalah gejala seperti nafas bronkial, amforik, dan juga suara napas yang lemah, ronki yang basah, dan adanya suatu tarikan dari paru diafragma dan medistimun.

Obat Flek Paru-Paru Atau TBC

Obat tbc yang digunakan adalah :

  1. Obat primer : seperti INH atau isoniazid, Rifampisin, Etambutol, Streptomisin, Pirazinamid. Dan memperlihatkan suatu efektifitas yang sangat tinggi dengan suatu tingkat toksisitas yang biasanya masih bisa ditoleransi, sebagian besar para penderita biasanya masih bisa disembuhkan dengan jenis obat-obatan seperti ini.
  2. Obat sekunder : jenis obat sekunder yang digunakan adalah Exionamid, Paraaminosaslisilat, Sikloserin, Amikasin, Kapreomisin dan kanamisin.

Pencegahan Flek Paru-Paru


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Penyakit Paru-paru, Membantu Mengobati Penyakit Paru-paru, Flek Paru-paru, Paru-paru Basah, Radang Paru-paru dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>